Rabu, 30 April 2014

KYAI AGENG DONOPOERO & KYAI HASAN BESARI PONOROGO








Masjid Baiturrahman didirikan tahun 1600 M oleh tiga ulama’ besar keturunan Sunan Tembayat yaitu; Kyai Ageng Donopoero, Kyai Ageng Noyopoero, dan Kyai Ageng Wongsopoero (Dokumentasi: 2008)

 

Makam Kyai Ageng Donopoero (guru Kyai Muhammad Besari/ Kasan Besari I), Kyai Ageng Singonoyo, Kyai Ageng Wongsopoero & Kyai Ageng Noyopoero, agak ke utara ada Makam Pangeran Sumende Pasawuh atau Pangeran Ragil Sumende (murid Sunan Kalijogo dan putra Sunan Tembayat), berada dibelakang Masjid Baiturrahman Setono, Jetis, Ponorogo (Dokumentasi: 2008)
 


Makam Kyai Ageng Muhammad Besari (Kasan Besari I atau murid Kyai Ageng Donopoero) dan istrinya dibelakang Masjid Tegalsari, Jetis, Ponorogo. (Dokumentasi: 2008)
 

Makam Kyai Ageng Ilyas (ayahanda Kyai Kasan Besari II) dan istrinya, beserta keturunannya, berada dibelakang Masjid Tegalsari, Jetis, Ponorogo. (Dokumentasi: 2008)
 

SILSILAH RADEN RONGGOWARSITO
(Sumber: Andjar Any, 1979. Rahasia Ramalan Jayabaya, Ranggawarsita &Sabdopalon. Semarang: Aneka Ilmu)
Menurut Serat “Candra Kantha” karya Raden Ngabehi Tjondropradoto, bahwa Raden Ngabehi Ronggowarsito masih keturunan Raden Patah (raja Demak pertama). Jadi ia juga masih keturunan Prabu Brawijaya V. Inilah silsilahnya:
1.      Prabu Brawijaya V (Raden Udara/Bhre Kerthabumi)
2.      Raden Patah (Pangeran Djin Bun)
3.      Raden Tejo (Pangeran Pamekas)
4.      Panembahan Tejowulan (Jogorogo)
5.      Tumenggung Sujonopuro (Pujangga Kraton Pajang)
6.      Tumenggung Tirtowiguno
7.      Pangeran Wijil
8.      Raden Ngabehi Yosodipuro I (Pujangga Kraton Surakarta)
9.      Raden Ngabehi Yosodipuro II (Tumenggung Sastranegara)
10.  Bagus Burhan (Raden Ngabehi Ronggowarsito)
Catatan:
Raden Ngabehi wafat pada tanggal 05 Dulkangidah 1802 atau tanggal 24 Desember 1873 dan dimakamkan didesa Palar, Kecamatan Trucuk, Surakarta.


SILSILAH KYAI HASAN BESARI II
(Sumber: Riwayat Singkat Waliyullah Syaikh Abdul Mursyad, diterbitkan oleh: Pengelola Makam “ Syaikh Abdul Mursyad” Jl. Setono Ladehan No.1 Bakalan, Grogol, Kediri)
Kyai Hasan Besari II adalah buyut dari Kyai Ageng Anom Besari yang bertempat tinggal di daerah Kuncen Caruban Madiun. Beliau mempunyai silsilah ke-12 dari Prabu Brawijaya V (Raden Udara/ Bhre Kertabhumi), Raja Majapahit yang bertahta tahun 1468 – 1478 masehi. Urut- urutan silsiah beliau adalah:
1.      Prabu Brawijaya V (Bhre Kertabhumi/Raden Udara)
2.      Raden Patah (Pangeran Djin Bun/Sultan Alam Akbar I)
3.      Sultan Trenggana (Sultan Alam Akbar II)
4.      Sunan Prawata (Pangeran Bagus Mukmin)
5.      Panembahan Wiraswara
6.      Pangeran Demang I (Ratu Djalu)
7.      Pangeran Demang II (Raden Demang)
8.      Kyai Ageng Abdul Mursyad
9.      Kyai Ageng Anom Besari
10.  Kyai Muhammad Besari (Kyai Hasan Besari I)
11.  Kyai Ageng Ilyas
12.  Kyai Hasan Besari II (Guru Ronggowarsita)
Catatan:
Kyai Hasan Besari II inilah sebagai guru Raden Ngabehi Ronggowarsita, yang kadang disebut: “Kyai Imam Besari” pengasuh Pondok Gebang Tinatar, Tegalsari, Jetis, Ponorogo.